Langsung ke konten utama
aku seperti serpihan puing berserakan
dari angkuhnya dunia menilai
aku tidak dan ingin terlihat
cukup saja diriku yang merasakan

dan seketika kau temukan aku
masih berlumuran darah pengorbanan picik
dengan sahaja membasuh dan sadarkan
yakin bahwa puing itu akan tersadar

bahwa cinta itu harusnya bahagia
dan selayaknya tidak meruntuhkan
bahwa cinta itu sejatinya menguatkan
seperti awan dipelukan jingga senja

jika saja asa kita bertemu
banyak mimpi mimpi ingin terwujudkan
sadarkan diri bukanlah sekedar puing
menjadi agung menapaki hari esok


bandung 31 agustus 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

foto ketika kecil

ketika ku kecil

kumpulan teka teki lucu

Teka-teki Binatang 01. Bebek apa yg jalannya selalu muter ke kiri terus? Bebek dikunci stang 02. Kenapa Bebek goreng enak rasanya? Karena ada huruf ‘B’ nya, coba kalo nggak ada, berani makan? 03. Ada bebek 10 di kali 2 jadi berapa? 8, soalnya yg 2 lagi maen di kali, kan? 04. Hewan apa yg bersaudara? Katak beradik 05. Kenapa anak kodok suka loncat-loncat? Biasalah… namanya juga anak-anak. Suka iseng… 06. Hewan apa yg paling aneh? Belalang kupu-kupu. Soalnya kalo siang makan nasi kalo malam minum susu 07. Hewan apa yang namanya 2 huruf? U dan g 08. Apa yang mempunyai kaki enam dan bisa terbang? Tiga ekor burung! 09. Bagaimana caranya mencegah anjing supaya tidak kencing di jok belakang? Pindahkan ke jok depan! 10. Punya delapan kaki tapi yang dipakai cuma empat? Seekor kuda yang sedang ditunggangi dua orang! 11. Siapa yang selalu jadi korban pemerasan? Sapi perah 12. Bagaimana Membedakan Zebra Jantan Dengan Betina Zebra Jantan Aslinya Berwarna Hitam Garis – Garisnya Putih, Zebra Betina A...

merayu sepi

sore ini awan terlihat sangat indah jika aku tak terlihat lagi jika kabarku sudah ditelan senja malam gelap selimuti hatiku diam dalam keheningan mencari kembali aku tak ingin hidup sepi tetapi sepi merayuku sepi buatku sadar semua akan kembali pada tempatnya seharusnya berada aku memeluk bahagiaku saat ini lambaian tangan para penakluk lara menyentuh menghirup merasakan hati karena keramaian hanyalah semu belaka semua hanya mencari arti hanya berharap hadirnya masih diharapkan dan aku akan kembali seperti apa adanya bandung 26 februari 2024