aku seperti di persimpangan jalan
bayangan itu tampak semakin jelas
bagaimana bisa hatiku begitu merindu
walaupun aku tetap berjalan terseok dan rapuh
maukah kau menjadi sandaranku
wahai penyejuk hati dan kalbu
aku akan pulang dan bersandar di pundakmu
yang kuatkan aku disaat aku lemah pilu
entah sampai mana jalan ini bertepi
yang aku tahu disana ada dirinu
menungguku dengan senyuman hangat
dan mata berbinar bahagia
harapku tak akan usai
semoga saja ....
rindu ku akan terobati
tunggu aku ...
bandung 24 februari 2024
03:45am
"Tuhanku, para raja telah menutup pintunya, sedangkan pintu-Mu tetap terbuka untuk orang yang memohon. Tuhanku, bintang bintang telah tenggelam dan semua mata telah tertidur, sedangkan Engkau adalah Zat Yang Hidup kekal dan terus menerus mengurus mahluk, tidak mengantuk, dan tidak pula tidur. Tuhanku, ranjang ranjang telah digelar dan para pencinta telah menyepi dengan kekasihnya. Engkau adalah Kekasih orang yang mengerjakan tahajjud dan orang orang yang menyendiri dalam kesunyian. Tuhanku, jika Engkau menolak aku masuk di pintu-Mu, maka pada pintu siapa aku harus berlindung? Jika Engkau menghentikan pelayanan-Mu kepadaku, lalu pada siapa aku mengharapkan? Wahai Zat yang pengampunannya indah, jadikan aku merasakan manisnya ampunan-Mu. Jika aku tidak tepat mendapatkannya, maka sesungguhnya Engkaulah yang berhak mendapat ketakwaan dan memberikan ampunan."
Komentar
Posting Komentar